Tentang Instalasi Bedah Sentral

Instalasi Bedah Sentral (IBS) RSUD Anak Negeri Hospital Kota Subulussalam merupakan unit pelayanan bedah komprehensif yang mengoperasikan 7 kamar operasi berstandar internasional WHO. IBS kami mampu menangani seluruh spektrum tindakan pembedahan — mulai dari operasi terencana elektif hingga operasi gawat darurat (cito) yang harus segera dilaksanakan.

Seluruh kamar operasi di IBS RSUD Anak Negeri Hospital didesain dan dioperasikan sesuai standar keamanan bedah WHO (WHO Surgical Safety Checklist), dengan sistem ventilasi laminar-flow bertekanan positif, tingkat partikel udara ultra-clean, dan sistem sterilisasi terpusat (CSSD) yang berdekatan dengan IBS untuk memastikan turnaround alat bedah yang cepat dan steril.

Tim bedah IBS terdiri dari dokter spesialis bedah dari berbagai subspesialisasi, dokter spesialis anestesiologi (Sp.An) yang bertugas memberikan anestesi dan manajemen nyeri pasca operasi, serta perawat kamar operasi (instrumen/sirkuler) bersertifikat yang berpengalaman. Koordinasi tim yang erat dan budaya keselamatan bedah yang kuat menjadi pilar utama keberhasilan setiap tindakan pembedahan di sini.

7
Kamar Operasi
24 Jam
Operasi Cito
1.200+
Operasi/Tahun
15+
Dokter Bedah

Jenis Tindakan Bedah

🔪 Bedah Umum

  • Appendiktomi laparoskopi
  • Kolesistektomi laparoskopi
  • Hernia repair (mesh)
  • Reseksi usus & kolon
  • Mastektomi & WE

🦮 Bedah Ortopedi

  • ORIF (fraktur)
  • Artroskopi lutut & bahu
  • Total knee replacement
  • Total hip arthroplasty
  • Bedah tulang belakang

👶 Bedah Kebidanan

  • Sectio caesaria
  • Miomektomi
  • Kistektomi ovarium
  • Histerektomi
  • Laparoskopi ginekologi

🧠 Bedah Saraf

  • Kraniotomi
  • Bedah dekompresi tulang belakang
  • VP Shunt
  • Drainase hematoma intrakranial

❤️ Bedah Jantung & Toraks

  • CABG (by-pass jantung)
  • Ganti katup jantung
  • Lobektomi paru
  • Dekortikasi pleura

🔬 Bedah Urologi

  • Prostatektomi (TURP)
  • Litotripsi & PCNL
  • Nefrektomi laparoskopi
  • Perbaikan uretra

Jadwal Operasi

KategoriJam OperasionalKeterangan
Operasi Elektif (Terencana)07.30 – 17.00 WIBSenin – Jumat, sesuai jadwal
Operasi Semi-Elektif07.30 – 20.00 WIBSenin – Sabtu
Operasi Cito (Darurat)24 Jam / 7 HariTim on-call selalu siap
Operasi Cito Level 1<30 menit setelah keputusanMengancam jiwa/organ
Pre-Operasi (Puasa)Minimal 6 jamMakanan padat, 4 jam untuk cairan bening

Alur Operasi Terencana

1

Jadwal Operasi dari Poliklinik

Dokter bedah menetapkan indikasi operasi dan mendaftarkan jadwal di IBS. Pasien mendapat tanggal dan perkiraan jam operasi.

2

Persiapan Pre-Operasi

Asesmen pra-bedah lengkap: pemeriksaan laboratorium, EKG, rontgen toraks, konsultasi anestesi. Pasien dan keluarga mendapat penjelasan dan menandatangani informed consent.

3

Puasa & Premedikasi

Pasien berpuasa sesuai instruksi. Obat premedikasi diberikan di bangsal 30–60 menit sebelum operasi untuk mengurangi kecemasan dan persiapan anestesi.

4

Penerimaan di Area Holding

Pasien tiba di area holding IBS. Verifikasi identitas, prosedur, dan sisi operasi dilakukan oleh perawat anestesi sesuai WHO Surgical Safety Checklist — bagian Sign In.

5

Tindakan Pembedahan

Pelaksanaan operasi sesuai teknik bedah yang telah direncanakan. Time Out dilakukan sebelum insisi dan Sign Out dilakukan sebelum pasien meninggalkan meja operasi.

6

Pemulihan di RR

Pasien dipindahkan ke Recovery Room (RR) untuk observasi hingga sadar penuh dan stabil, kemudian dikembalikan ke bangsal atau ICU sesuai kondisi.

Fasilitas & Peralatan IBS

🔭
Laparoskopi Tower Lengkap — sistem 4K Ultra HD untuk prosedur bedah minimal invasif abdomen, ginekologi, dan urologi
🧹
Anestesi Workstation Modern — pemantauan BIS (kedalaman anestesi), monitoring hemodinamik invasif, manajemen jalan napas sulit
🍕
Meja Operasi Universal & Ortopedi — multi-posisi untuk seluruh jenis operasi termasuk posisi lateral, prone, dan traksi ortopedi
💥
Sistem Diatermi & Koagulasi Canggih — elektrosurgery monopolar/bipolar, argon plasma coagulator untuk hemostasis presisi tinggi
📸
C-Arm Fluoroskopi Portable — panduan sinar-X real-time untuk prosedur bedah ortopedi, vaskular, dan intervensi
❤️
Cell Saver — sistem autotransfusi intraoperatif untuk meminimalkan kebutuhan transfusi darah homolog pada operasi besar

Pertanyaan Umum (FAQ)

Apakah keluarga bisa menunggu saat operasi berlangsung?+
Keluarga menunggu di ruang tunggu operasi di luar area steril IBS. Informasi perkembangan operasi akan disampaikan oleh perawat penghubung. Dokter bedah akan bertemu keluarga segera setelah operasi selesai.
Berapa lama saya harus berpuasa sebelum operasi?+
Puasa makanan padat minimal 6 jam dan cairan bening maksimal 2 jam sebelum operasi elektif (untuk dewasa). Untuk anak dan bayi, panduan puasa berbeda dan akan dijelaskan oleh dokter anestesi saat asesmen pre-operasi.
Apakah bisa memilih jenis anestesi?+
Pilihan anestesi (umum, regional, atau lokal) ditentukan bersama antara pasien, dokter bedah, dan dokter anestesi berdasarkan jenis operasi, kondisi medis pasien, dan preferensi pasien sejauh memungkinkan secara klinis.
Berapa lama masa pemulihan pasca operasi?+
Bergantung pada jenis operasi dan kondisi pasien. Operasi laparoskopi umumnya memerlukan rawat inap 1–3 hari, sedangkan operasi terbuka mayor bisa 5–10 hari. Dokter bedah akan memberikan estimasi spesifik sebelum tindakan.